An Analysis of the Corruption Prevention Function in Local Government Oversight: A Case Study of the Assistant Inspector for Supervision at the Jombang Regency Inspectorate

Authors

  • Rina Dwi Septaningsih Dr. Soetomo University
  • Amirul Mustofa Dr. Soetomo University
  • Priyanto Dr. Soetomo University

DOI:

https://doi.org/10.55927/mudima.v5i7.421

Keywords:

Corruption, Supervision, Investigation, Inspectorate

Abstract

This study aims to analyze the function of preventing corruption crimes carried out by the Assistant Inspector (Irban) for Investigation at the Jombang Regency Inspectorate. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. Data was obtained through in-depth interviews with Inspectorate officials, document reviews, and observations of the supervision mechanisms applied in the field of investigation. The analysis was carried out using the theory of government supervision and the concept of good governance to evaluate the effectiveness of the corruption prevention function carried out by the Irban Investigation Division. The results of the study show that the Irban Investigation Division at the Jombang Regency Inspectorate has an important role in detecting potential corruption through investigative audits and monitoring of the implementation of local government. The prevention function is carried out through a series of activities, such as compliance audits, special checks on suspected irregularities, and recommendations for improving financial and administrative governance. In addition, coordination with law enforcement officials is also part of strategic efforts to identify and follow up on indications of corruption. However, this study also found several obstacles in the implementation of investigative supervision, such as limited human resources, lack of technological support in the supervision system, and resistance from supervised parties. These obstacles hinder the optimization of corruption prevention functions that should be able to run more effectively. Therefore, a strategy is needed to increase the capacity of supervisory apparatus, strengthen regulations, and optimize the use of information technology in the supervisory system. Thus, this study emphasizes that the function of preventing corruption through the supervision of the Inspectorate for Investigation at the Jombang Regency Inspectorate has been running, but it still needs to be strengthened in several aspects to be more effective. The implications of this study are expected to provide recommendations for local governments in improving supervisory mechanisms to create more accountable and transparent governance

References

Articles, Books, and Journals

Al Hafis, R. I., & Yogia, M. A. (2017). Abuse of power: Tinjauan terhadap penyalahgunaan kekuasaan oleh pejabat publik di Indonesia. Publika: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 3(1), 80–88.

Arifudin, bagas syamsu; dahlan, muhammad; arrsa, ria casmi. (2021). OPTIMALISASI PELAKSANAAN PENGAWASAN INTERNAL OLEH INSPEKTORAT DALAM PENCEGAHAN TINDAK PIDANA KORUPSI DI PEMERINTAHAN DAERAH (STUDI DI INSPEKTORAT KABUPATEN TULUNGAGUNG). Brawijaya Law Student Journal. https://hukum.studentjournal.ub.ac.id/index.php/hukum/article/view/4321

Bakri, B., Mahsyar, A., & Malik, I. (2019). Kapabilitas aparat pengawas intern pemerintah di Inspektorat Daerah Kabupaten Takalar. JPPM: Journal of Public Policy and Management, 1(2), 49–56.

Batlajery, S. (2016). Penerapan fungsi-fungsi manajemen pada aparatur pemerintahan Kampung Tambat Kabupaten Merauke. Jurnal Ilmu Ekonomi & Sosial Unmus, 7(2), 135–155.

BPKP. (2018). Pedoman Pengawasan Internal Pemerintah Daerah. BPKP.

Budiman, M. (2021). Tatangan Dan Isu Strategis Gerakan Antikorupsi Terkini. Syntax Idea, 3(10), 2155–2170.

Cen, C. C. (2023). Pengantar manajemen. PT Inovasi Pratama Internasional.

Faisal, A. A. (2018). Pencegahan dan deteksi kasus korupsi pada sektor publik dengan fraud triangle. Jurnal Ekonomi, Bisnis, Dan Akuntansi, 20(4).

Gamar, N., & Djamhuri, A. (2015). Auditor internal sebagai “dokter” fraud di pemerintah daerah. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 6(1), 107–123.

Haikal, R., Idary, M. T., & SH, M. H. (n.d.). Dampak Kasus Korupsi Harvey Mois terhadap Ekonomi dan pandangan Hukum di Indonesia.

Hajar, S., Ali, K., & Saputra, A. (2021). Optimalisasi Pelayanan Publik dalam Tata Kelola Pemerintahan Desa di Desa Pematang Johar. Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Hummanioramaniora, 6(1), 136–142.

Haliim, W. (2020). Problematika Kebijakan Dana Hibah dan Bantuan Sosial Sumber APBD: Relasi Korupsi Terhadap Kekuasaan Kepemimpinan, dan Perilaku Elit. Inovasi, 17(1), 39–53.

Hardinto, W., Urumsah, D., Wicaksono, A. P., & Cahaya, F. R. (2020). Sisi gelap pemimpin dalam memotivasi tindakan korupsi. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 11(2), 334–354.

Hastuti, P. (2018). Desentralisasi fiskal dan stabilitas politik dalam kerangka pelaksanaan otonomi daerah di indonesia. Simposium Nasional Keuangan Negara: Kementerian Keuangan Ri Tahun 2018, 784–799.

Hasuti, A. T. A., & Wiratno, A. (2020). Pengaruh budaya organisasi, tekanan, kesempatan, dan rasionalisasi terhadap perilaku korupsi. Jurnal Ekonomi, Bisnis, Dan Akuntansi, 22(2), 113–123.

Julianti, D. (2024). Strategi Kebijakan Penguatan Pelayanan Publik Dan Pengawasan Perizinan Berusaha Dengan Aplikasi Berbasis Teknologi Informasi. Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Administrasi Publik, 2(2), 324–363.

Jurnal, B. (2018). Kendala Pengembalian Aset Hasil Tindak Pidana Korupsi Transnasional. Jurnal BPPK: Badan Pendidikan Dan Pelatihan Keuangan, 11(1), 28–55.

Kharisma, B. (2014). Good Governance Sebagai Suatu Konsep Dan Mengapa Penting Dalam Sektor Publik Dan Swasta (Suatu Pendekatan Ekonomi Kelembagaan). Jurnal Buletin Studi Ekonomi, 19(1), 1–34.

Klitgaard, R. (2002). Penuntun pemberantasan korupsi dalam pemerintahan. Yayasan Obor Indonesia.

KPK. (2020). Strategi Nasional Pencegahan Korupsi. KPK RI.

Kurniasari, N. T., Fariyanti, A., & Ristiyanto, N. (2018). Strategi Pencegahan Kecurangan (Fraud) Dalam Pengelolaan Keuangan Pemerintah Menggunakan Analytical Hierarchy Process. Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah, 10.

Linawati, Y., Suzantia, H., & Wibowo, M. G. (2021). Dampak tata kelola pemerintahan terhadap pertumbuhan ekonomi dan indeks pembangunan manusia: Studi kasus negara berkembang OKI. TEMALI: Jurnal Pembangunan Sosial, 4(2), 133–144.

Maranjaya, A. K. (2022). GOOD GOVERNANCE SEBAGAI TOLAK UKUR UNTUK MENGUKUR KINERJA PEMERINTAHAN. Journal of Social & Technology/Jurnal Sosial Dan Teknologi (SOSTECH), 2(11).

Marbun, A. N., & Laracaka, R. (2019). Analisa ekonomi terhadap hukum dalam pemidanaan partai politik melalui pertanggungjawaban korporasi dalam perkara tipikor. Integritas: Jurnal Antikorupsi, 5(1), 127–167.

Mardiasmo, M. B. A. (2021). Akuntansi sektor publik-edisi terbaru. Penerbit Andi.

Marwiyah, S. (2015). Penegakan kode etik profesi di era malapraktik profesi hukum. UTM PRESS.

Masyitoh, R. D., Wardhani, R., Setyaningrum, D., Pascasarjana, P., & Akuntansi, I. (2015). Pengaruh Opini Audit, Temuan Audit, dan Tindak Lanjut Hasil Audit terhadap Persepsi Korupsi pada Pemerintah Daerah Tingkat II Tahun. Simposium Nasional Akuntansi, XVII, 100, 1–26.

Nurrohmah, A., & Setiawati, E. (2025). Ideologi wacana korupsi dalam pemberitaan kasus korupsi PT Timah pada portal berita Tempo. co. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 8(1), 157–170.

Pasmatuti, D. (2019). Perkembangan Pengertian Tindak Pidana Korupsi Dalam Hukum Positif Di Indonesia. Ensiklopedia Social Review, 1(1).

Patma, T. S., Maskan, M., & Mulyadi, K. (2019). Pengantar manajemen. Pengantar Manajemen.

Prabowo, H. (2022). Birokrasi dan pelayanan publik. Bimedia Pustaka Utama.

Pratama, S. M., & Pambudhi, H. D. (2021). Kedudukan, Fungsi, dan Pengawasan Peraturan Kebijakan Kepala Daerah dalam Kerangka Sistem Otonomi Daerah. Jurnal Analisis Hukum, 4(1), 120–130.

Prayoga, M. A., & Sudarmaji, E. (2019). Kecurangan laporan keuangan dalam perspektif fraud diamond theory: Studi empiris pada perusahaan sub sektor transportasi di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Bisnis Dan Akuntansi, 21(1), 89–102.

Rahayu, A. S. (2022). Pengantar Pemerintahan Daerah: kajian teori, hukum dan aplikasinya. Sinar Grafika.

Rizqiyani, F., Maziyyah, N. A., Anwar, M. S., Ardiansyah, V., & Alfarizi, M. S. (2024). CORRUPTION PRACTICES IN INDONESIA: ANALYSIS OF CAUSES AND ITS IMPACT ON SOCIETY. Journal Civics And Social Studies, 8(2), 222–231.

Rofiah, N. K., Suryawati, D., & Rohman, H. (2023). Dimensi-Dimensi Dalam Membangun Transparansi Pengelolaan Dana Desa. Jurnal Ilmiah Manajemen Publik Dan Kebijakan Sosial, 7(1), 46–60.

Rosidah, I., Kesumah, P., & Rizka, R. B. (2023). Transparasi Dan Akuntabilitas Dalam Pencegahan Fraud Diinstansi Pemerintah (Studi Kasus Kantor Kec. Ciwidey). Jurnal Ekonomi Manajemen Bisnis Dan Akuntansi: EMBA, 2(1), 137–156.

Rosikah, C. D., & Listianingsih, D. M. (2022). Pendidikan antikorupsi: Kajian antikorupsi teori dan praktik. Sinar Grafika.

Rumihin, M., Marthen, S. E. M. E., & Hehanussa, D. J. A. (2023). Legalitas penetapan kerugian keuangan negara oleh aparat pengawas internal pemerintah (APIP) sebagai dasar memeriksa perkara korupsi. Bacarita Law Journal, 3(2), 103–116.

Setiadi, W. (2018). Korupsi Di Indonesia. Jurnal Legislasi Indonesia, 15(3), 249–262.

Siregar, E. (2022). Pengantar Manajemen & Bisnis. Penerbit Widina.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R & D. Alfabeta Bandung.

Tampubolon, M., Simanjuntak, N., & Silalahi, F. (2023). Birokrasi & Good Governance. PT Global Eksekutif Teknologi.

Ulum, M. C., & Raviona, T. D. (2023). Menuju Birokrasi Berintegritas: Evaluasi Whistleblowing System (Studi pada Inspektorat Kota Malang). Jiap, 9(3), 237–244. https://jiap.ub.ac.id/index.php/jiap

Utama, F. (2018). Probity Audit Atas Pengadaan Barang Dan Jasa: Tantangan Dalam Upaya Meningkatkan Akuntabilitas Pengelolaan Dana Sektor Publik (Studi Pada Inspektorat Kota Makassar). Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.

Wibowo, A. (2013). Pendidikan Antikorupsi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Yusrina, K. M., Maharani, M., Aliffah, N. U., & Ratmaningsih, N. (2023). Budaya korupsi: Ketimpangan sosial ekonomi antar pejabat negara dan masyarakat akibat pandemi. Jurnal Sosial Dan Sains, 3(12), 1328–1337.

"10 Kasus Korupsi dengan Kerugian Negara Terbesar di Indonesia," Tempo.com https://www.tempo.co/ekonomi/10-kasus-korupsi-dengan-kerugian-negara-terbesar-di-indonesia-terbaru-minyak-mentah--1212298 diakses pada 28 Februari 2025

"Kinerja KPK 2020-2024: Tangani 2.730 Perkara Korupsi, Lima Sektor Jadi Fokus Utama," KPK.go.id, https://www.kpk.go.id/id/ruang-informasi/berita/kinerja-kpk-2020-2024-tangani-2730-perkara-korupsi-lima-sektor-jadi-fokus-utama diakses pada 28 Februari 2025

"Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) Indonesia 2024 sebesar 3,85, menurun dibandingkan IPAK 2023," BPS.go.id, https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2024/07/15/2374/indeks-perilaku-anti-korupsi--ipak--indonesia-2024--sebesar-3-85--menurun-dibandingkan-ipak-2023-.html diakses pada 28 Februari 2025

"Daftar 10 Mega Korupsi di Indonesia, Kasus Pertamina Langsung Peringkat Dua," SuaraSurabaya.net https://www.suarasurabaya.net/kelanakota/2025/pertamina-langsung-peringkat-dua-berikut-10-kasus-korupsi-terbesar-di-indonesia-yang-rugikan-negara-triliunan-rupiah diakses pada 28 Februari 2025

https://www.rri.co.id/kediri/hukum/1082833/kejari-jombang-periksa-25-orang-kasus-korupsi-bibit-porang?utm diakses pada 28 Februari 2025

https://surabaya.kompas.com/read/2024/11/14/051556378/oknum-jaksa-di-jombang-diduga-terima-aliran-dana-dari-terdakwa-kasus?utm diakses pada 28 Februari 2025

Government Regulations

Decree of the Regent of Jombang Number: 100.3.3.2/433/415.10.1.3/2024 concerning the Annual Supervision Work Program for the Implementation of Regional Government by the Inspectorate

Decree of the Inspector of Jombang Regency Number: 188/02/415.15/2024 challenging the Inspectorate's Annual Supervision Work Program on the Implementation of the Jombang Regency Government

Regulation of the Minister of Home Affairs No. 64 of 2007 concerning Technical Guidelines for the Organization and Work Procedures of Provincial and Regency/City Inspectorates

Government Regulation Number 60 of 2008 concerning the Government Internal Control System (SPIP)

Jombang Regent Regulation Number 95 of 2021 concerning Position, Organizational Structure, Description of Main Duties and Functions and Work Procedures of the Jombang Regency Inspectorate

Jombang Regent Regulation Number 44 of 2024 concerning the Development and Supervision of the Implementation of Regional Government by the Inspectorate

Law Number 31 of 1999 concerning the Eradication of Corruption

Downloads

Published

2025-07-31

Issue

Section

Articles