The Influence of Professionalism and Infrastructure on Performance Through Work Motivation in Elementary School Teachers in Tanjung District, Tabalong Regency
DOI:
https://doi.org/10.55927/fjss.v4i1.98Keywords:
Professionalism, Infrastructure, Teacher Performance, Work Motivation, Public Elementary SchoolsAbstract
This study aims to (1) analyze the effect of professionalism on teacher performance at public elementary schools in Tanjung District, (2) analyze the effect of infrastructure on teacher performance, (3) analyze the effect of professionalism on teacher work motivation, (4) analyze the effect of infrastructure on teacher work motivation, (5) analyze the effect of teacher motivation on teacher performance, (6) analyze the effect of professionalism on teacher performance through work motivation, and (7) analyze the effect of infrastructure on teacher performance through work motivation. This research uses a quantitative approach with questionnaires, observation, and document analysis. Data analysis was conducted using SEM-PLS version 4.0. The study was conducted in public elementary schools in Tanjung District, with a sample of civil servant teachers and government employees under work agreements. The results indicate that infrastructure significantly affects teacher performance, with a t-statistic value of 6.210 (> 1.96) and a p-value of 0.000 (< 0.05). The original sample estimate value is 0.672, which indicates a positive influence of infrastructure (67.2%) on teacher performance. Thus, infrastructure has a significant effect on teacher performance in public elementary schools in Tanjung District
References
Abdullah, A. (2020). Relationship the work culture and training programs within performance. International Journal of Progressive Sciences and Technologies (IJPSAT).
Adawiyah, R., & Adawiyah, L. (2015). Stres kerja, pengaruhnya terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. El-Dinar, 3(1), 27–40.
Arep, I. D. (2013). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Universitas Tri Sakti.
Arifin, M., & Arifin, D. (2017). Sistem penjaminan mutu pendidikan. Depok: Ar-Ruzz Media.
Bafadal, I. (2014). Pengelolaan perpustakaan sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.
Daryanto. (2008). Pengetahuan teknik elektronika. Jakarta: Bumi Aksara.
Hamzah, D. B. U. (2014). Teori motivasi & pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.
Ilhamna, M. (2020). Pengaruh sarana dan prasarana, iklim kerja dan kompensasi guru terhadap kinerja guru melalui motivasi kerja sebagai variabel mediasi di SMK Palebon Semarang. Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis.
Kanuk, S. A. (2000). Customer behavior. International Edition: Prentice Hall.
Kasan, T. (2000). Teori dan aplikasi administrasi pendidikan. Jakarta: Studia Press.
Kasmir. (2015). Manajemen sumber daya manusia (teori dan praktik). Depok: PT Rajagrafindo Persada.
Kasmir. (2018). Manajemen sumber daya manusia (teori dan praktik). Depok: PT Rajagrafindo Persada.
Kunandar. (2010). Guru profesional dalam implementasi kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP). Jakarta: PT Rajawali Pers.
Luki Natika, L. P. (2023). Profesionalisme aparatur sipil negara. WPAJ, 5(1).
Maister, D. H. (2008). Mengakibatkan etos profesionalisme. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Makin, M. D. (2010). Manajemen pendidikan Islam: Transformasi menuju sekolah/madrasah unggul. Malang: UIN-Maliki Press.
Malhotra, N. K. (2006). Riset pemasaran: Pendekatan terapan jilid 2. Jakarta: PT Indeks.
Mangkunegara, A. P. (2002). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.
Mangkunegara, A. P. (2007). Manajemen sumber daya manusia (Cetakan ke-7). Bandung: PT Remaja Rosda Karya.
Mulyasa, E. (2004). Kurikulum berbasis kompetensi. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.
Nasharawati, U. (2023). Pengaruh sarana prasarana, kemampuan kerja, dan motivasi kerja terhadap kinerja guru masa di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Enrekang. Journal of Economics and Business UBS.
Nurmila, D. (2013). Pengaruh kompetensi pedagogik, sarana prasarana dan motivasi mengajar terhadap kinerja guru di Kecamatan Ulubongko, Kabupaten Una-Una. Jurnal Magister Manajemen, 167–182.
Rivai, V. (2009). Manajemen sumber daya manusia untuk perusahaan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Rivai, V., & Rivai, M. (2005). Performance appraisal: Sistem yang tepat untuk menilai kinerja karyawan dan meningkatkan daya saing perusahaan. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Robbins, S. P. (2008). Perilaku organisasi (Alih bahasa Drs. Benjamin Molan). Klaten: PT Intan Sejati.
Sedarmayanti. (2015). Manajemen sumber daya manusia. Bandung: Refika Aditama.
Simanjuntak, P. J. (2011). Manajemen evaluasi kinerja (Edisi ke-3). Jakarta: Fakultas UI.
Situmorang, S. H. (2012). Analisis data untuk riset manajemen dan bisnis. Medan: USU Press.
Soetjipto, D. R. (2009). Profesi keguruan. Jakarta: Rineka Cipta.
Sudika, D. (2018). Hubungan sikap profesional guru, disiplin kerja, pengalaman kerja terhadap kinerja guru di SMA Negeri 1 Mengwi. JAPI, 9(1).
Sugiyono. (2010). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2011). Metode penelitian administrasi (Cetakan ke-7). Bandung: CV Alfabeta.
Supardi. (2016). Kinerja guru. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Sutikno, M. S. (2012). Manajemen pendidikan.
Undang-Undang Negara Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (n.d.).
Wibowo. (2011). Manajemen kinerja (Edisi ke-5). Surabaya: Rajawali Pers.
Wijaya, A. (2018). Pengaruh kualitas produk, kualitas layanan, persepsi harga, dan asosiasi merek terhadap kepuasan dan loyalitas pelanggan. Jurnal Bisnis Terapan, 2(1), 1–16.


























