The Legal Status of Sale and Purchase Deeds Executed under Abuse of Circumstances in Civil Dispute Evidence
DOI:
https://doi.org/10.55927/mudima.v5i6.362Keywords:
Abuse of Circumstances, Sale and Purchase Deed, Evidentiary Value, Defect of Will, Legal Certainty.Abstract
This article examines the legal status of sale and purchase deeds executed under abuse of circumstances (Misbruik van Omstandigheden) within the evidentiary framework of civil disputes in Indonesian contract law. Although formally valid as authentic deeds under Article 1868 of the Indonesian Civil Code, such deeds may be materially flawed when executed under unequal bargaining conditions involving economic coercion, psychological dominance, or informational imbalance. Employing a normative juridical method with statutory, conceptual, and jurisprudential approaches, this study applies the theories of legal certainty, justice, and evidence to assess the enforceability and probative force of such deeds. The study reveals that abuse of circumstances constitutes a defect of will (wilsgebreken), undermining the subjective validity required by Article 1320 of the Civil Code. The novelty of this research lies in its integrated analysis of evidentiary consequences arising from private agreements tainted by structural inequality, an area often neglected in existing legal literature. The article concludes that the absence of explicit statutory provisions on abuse of circumstances contributes to doctrinal fragmentation and legal uncertainty in civil adjudication
References
Adjie, H. (2008). Sanksi Perdata dan Administrasi Terhadap Notaris Sebagai Pejabat Publik. Bandung: Refika Aditama.
Amin, M. (2014). Konsep Keadilan Dalam Prespektif Hukum Islam. al-Daulah.
Anshori, A. G. (2009). Lembaga Kenotariatan Indonesia. Yogyakarta: UII Press.
Budiartha, I. K. W. dan I. N. P. (2022). Cacat Kehendak Sebagai Dasar Batalnya Perjanjian. Bali: Universitas Marwadewa.
Clarins, S. (2022). Penerapan Doktrin Penyalahgunaan Keadaan (Misbruik Van Omstandigheden) Dalam Putusan Pengadilan Indonesia. 1.
Dianipar, M. L. (2024). Kedudukan Sertifikat Tanah Atas Putusan Akta Jual Beli Tanah Yang Dinyatakan Tidak Sah.
Faiz, P. M. (n.d.). Teori Keadilan John Rawls. 6(1).
Friedrich, C. J. (n.d.). Filsafat Hukum Prespektif Historis. Bandung: Nuansa dan Nusamedia.
Harsono, B. (2003). Hukum Agararia Indonesia: Sejarah Pembentukan Undang-Undang Pokok Agraria Isi dan Pelaksanaannya. Jakarta: Djambatan.
Harsono, B. (n.d.). Renvoi Majalah Bulanan Notaris, PPAT & Hukum Nomor 8.44.IV. Jakarta: PT. Jural Renvoi Mediatama.
Kusumohamidjojo, B. (2001). Panduan Untuk Merancang Kontrak. Jakarta: Grasindo.
Marzuki, P. M. (2017). Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana.
Muna, N. (2024). Penyalahgunaan Keadaan Dalam Akta Perjanjian Jual Beli Tanah Yang Dibuat Oleh PPT.
Mustafida, L. (2017). Penerapan Doktrin Misbruik Van Omstandigheden Terhadap Pembuatan Akta Notaris Berdasarkan Putusan Pengadilan. 2(2).
Noho, M. D. H. (n.d.). Mendudukan Common Law System dan Civil Law System Melalui Sudut Pandang Hukum Progresif Di Indonesia.
Notodisoerjo, S. R. (1982). Hukum Notarial Di Indonesia Suatu Penjelasan. Jakarta: Rajawali.
Pangabean, H. P. (2010). Penyalahgunaan Keadaan (Misbruik Van Omstandigheden)... Liberty.
Patrik, P. (1994). Dasar-Dasar Hukum Perikatan. Bandung: Mandar Maju.
Prajitno, A. A. A. (2010). Pengetahuan Praktis Tentang Apa dan Siapa Notaris Di Indonesia. Surabaya: Putra Media Nusantara.
Rifqi Fadillah, F. dan F. (2021). Pertimbangan Hakim Terhadap Penyalahgunaan Keadaan (Misbruik Van Omstandigheden)... 4(2).
Satrio, J. (1999). Hukum Perikatan: Perikatan Pada Umumnya. Bandung: Alumni.
Setyorini, E. N. T. (2007). Kewenangan Pejabat Pembuat Akta Tanah Dalam Pembuatan Akta Sehubung Dengan Kekosongan Blanko Akta. Semarang.
Syahrani, R. (1999). Rangkuman Intisari Ilmu Hukum. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Tunggal, H. S. (2007). Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Pertanahan. Jakarta: Harvindo.
Utami, A. T. (2024). Penyelesaian Hukum Atas Akta Jual Beli (AJB) Tanah Yang Tidak Memiliki Kekuatan Pembuktian Hukum.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nadilla Wahdaniya, Djumikasih, Novitasari Dhian Phra Harini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
































