Integration of Science in the Curriculum of Islamic Education
DOI:
https://doi.org/10.55927/fjsr.v4i6.360Keywords:
Integration, Islamic Religious Education, Science, Curriculum, Islamic ValuesAbstract
This article aims to examine the concept of integration between Islamic Religious Education (PAI) and science in the context of contextual and holistic learning. This integration is seen as a solution to the scientific dichotomy that has limited the development of Islamic education as a whole. This research uses a descriptive qualitative approach with a library research method, collecting data from various scientific literature. The results of the study show that the combination of Islamic values with a scientific approach is able to enrich the learning process, forming the character of students who are religious, scientific, and noble. The implications of this integration encourage the birth of a curriculum that is able to synergize spiritual and rational aspects in the world of education
References
Abuddin Nata, dkk., (2005), Integrasi Ilmu Agama dan Ilmu Umum,
Jakarta: PT. Grafindo Persada.
Abd. Rachman Assegaf, Integrasi SainsSosialnte dalam Pembe- lajaran Pendidikan Agama Islam. pada Seminar Nasional tanggal 15-16 Oktober 2014 oleh PPs UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Prodi PI.
Ahmad Barizi, (2011), Pendidikan
Integratif akar Tradisi dan Integrasi Keilmuan Pendidikan Islam,
Malang: UIN Maliki Press.
Azhar Arsyad, (2002), Media Pembelajaran, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Fogarty, (1991), F. How to Integrative the Curricula. Palatine, illionis: Skygh Publishing, Inc.
Harun Nasution, (1995), Islam dan Pendidikan Nasional, Jakarta: Lembaga Penelitian IAIN Jakarta.
Imam Suprayogo, (2006), Paradigma Pengembangan Keilmuan Islam Perspektif UIN Malang, Malang: UIN-Malang Press.
John M. Echols dan hasan sadilli, (2006), Kamus Inggris — Indonesia, Jakarta. PT Gramedia Pustaka Utama.
Kuntowijoyo, (2008), Islam Sebagai Ilmu: Epistemologi, Metodologi, dan Etika,
M Arifin, (1995), Kapita Selekta Pendidikan (Islam dan Umum),
Jakarta: Bumi Aksara.
Mulyadhi Kartanegara, (2005), Integrasi Ilmu Sebuah Rekontruksi Holistik, Jakarta: Arasy.
Mulyadhi Kartanegara, (2007), Mengislamkan Nalar Sebuah Respons terhadap Modernitas, Jakarta: PT. Gelora Aksara Pratama.
M. Safiq, (1995), “Islamizations of Knowledge. Philosophy and Methodology and Analysis of the
View sand Ideals of Ismail Raji AlFaruqi, Hosein Nasr and Fazlur Rahman” dalam Hamdard Islamicus, vol XVIII, no.3.
Muhammad Bisri, (1995), Menuju Sistem Pendidikan Integralistik. tp: Gema Clipping Service.
Mochtar Buchori, (1992), Ilmu Pendidikan dan Praktek Pendidikan dalam Renungan, Jakarta: IKIP Muhammadiyah Jakarta Press.
Moh. Roqib dan Nurfuadi, (2011), Kepribadian Guru Upaya Mengembangkan Kepribadian Guru yang Sehat diMasa Depan, Purwokerto: STAIN Purwokerto Press.
Muhammad Fathurrohman dan Sulistyorini, (2012), Belajar dan Pembelajaran: Meningkatkan Mutu Pembelajaran Sesaui Standar Nasional, Yogyakarta: Teras.
Novan Ardy Wiyani, (2012), Manajemen Pendidikan Karakter Konsep dan implementasinya di Sekolah, Yogyakarta: Insan Madani.
Oemar Hamalik, (2010), Kurikulum dan Pembelajaran, Jakarta: PT Bumi Aksara. Samsul Nizar dan Muhammad Syarifudin, (2010), Isu-Isu Kontemporer tentang Pendidikan Islam, Jakarta: Kalam Mulia.
Sunhaji, (2016), Pembelajaran Tematik Integratif Pendidikan Agama Islam dengan Sains, Yogyakarta: Pustaka Senja.
Suyono dan Hariyanto, (2011), Belajar dan Pembelajaran: Teori dan Konsep Dasar, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Suharsimi Arikunto, (1993), Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan, Jakarta: Bumi Aksara.



























