Accounting Practices in the Antat Panulung Culture of Sumbawa Traditional Weddings

Authors

  • Dila Bianca Universitas Mataram
  • Ayudia Sokarina Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.55927/ijsmr.v3i2.76

Keywords:

Antat Panulung, Sumbawa, Traditional

Abstract

This study aims to understand accounting practices in the antat panulung culture in Sumbawa traditional weddings. This study uses an interpretive paradigm with ethnographic methodology. Data collection was carried out through participant observation, interviews and documentation. The results of this study indicate that the recording system in the antat panulung culture includes three stages, namely: collecting assistance, recording in the banjar book, and managing expenses for wedding events. This culture emphasizes the values ​​of solidarity and kinship through mutual cooperation, where every assistance is considered a "debt" that will be repaid later, creating a cycle of reciprocity that strengthens social ties. As the first study to examine accounting practices in the antat panulung culture, this study provides new insights into the integration between traditional accounting practices and local Sumbawa cultural values

References

Adhitya, T., N & Nawawi, R. (2018). Istithmar : Jurnal Studi Ekonomi Syariah.

Afdhal. (2023). PUBLICUS: Jurnal Administrasi Publik AN EXAMINATION OF TRADITIONAL CUSTOMS IN MINANGKABAU LEADERSHIP TRADITION: CONTINUITY AND CHANGES IN THE MODERN ERA.

Andani, I. P., & Jibrail, D. A. (2024). ANALISIS UTANG PIUTANG (PANULUNG) DALAM PERNIKAHAN MASYARAKAT DESA ROPANG KECAMATAN ROPANG. 2(1), 168–172.

Awang, C. A. (2020). Akuntansi Belis Dalam Adat Perkawinan Masyarakat Sumba Timur (Studi Kasus Adat perkawinan Orang Sumba Timur dilihat dari kaca Mata Akuansi dalam hal Pengidentifikasian, Pengukuran dan Pengkomunikasian Belis). 1–35.

Ayu, D. I. F. D., Amaliah, T. H., & Badu, R. S. (2023). Praktik Akuntansi Dalam Tradisi Penebusan Kembar Mayang Pada Pernikahan Adat Jawa Yang Masih Bertahan Di Desa Sidoarjo Kec. Tulangohula Kab. Gorontalo. … Journal of Management & …, 6(2), 269–278. https://journal.stieamkop.ac.id/index.php/seiko/article/view/ 5882%0Ahttps://journal.stieamkop.ac.id/index.php/seiko/article/download

/5882/3920

Azzulfa, F. A. (2020). Dilema Perkawinan Adat Sumbawa di Masa Pandemi Covid-19. AL-HUKAMA: The Indonesian Journal of Islamic Family Law, 10(2), 372–398.

Baso, S. P., Moi, M. O. V., & Dawu, L. M. T. (2023). Konsep Matching dalam Budaya Sida Perkawinan Masyarakat Manggarai. Journal on Education, 05(02), 4923–4932.

Berani, A. (2019). Upacara PENGANTAN (Perkawinan Adat Sumbawa) Di Desa Tepas Sepakat (Studi Analisis Aklturasi Budaya Dengan Agama).

Budianto, R., Latifah, S. W., Suhardianto, N., & Iswati, S. (2023). Budaya Akuntansi Indonesia: Praktik Akuntansi Level Keluarga, Masyarakat, dan Bisnis. Jurnal Akademi Akuntansi, 6(1), 63–78. https://doi.org/10.22219/jaa.v6i1.23637

Darwis, D. (2023). PENGARUH KEARIFAN LOKAL PADA LITERASI KEUANGAN TERHADAP PENGELOLAAN KEUANGAN MASYARAKAT ADAT KASEPUHAN CIPTAGELAR.

Dewi, F. N. ica, Sopanah, & Hasan, K. (2022). Mengungkap akuntansi budaya atas pembiayaan ritual upacara adat kasada suku tengger bromo semeru. 4, 407–413. https://doi.org/10.20885/ncaf.vol4.art50

Dewi, Y. A., & Sokarina, A. (2024). The Meaning of Cultural Accounting in the Peraq Api Tradition: Ethnographic Study in Lombok. Formosa Journal of Multidisciplinary Research, 3(7), 2683–2704. https://doi.org/10.55927/fjmr.v3i7.10220

Fadilah, A., & Tumirin. (2024). Jejaling Tali Silaturahmi: Makna Hutang Pada Budaya Dan Tradisi Buwuhan Di Desa Slempit,Dusun Lingsir, Kecamatan Kedamean. http://journal.umg.ac.id/index.php/jcaa

Harahap, A. M. (2024). Pengaruh Perbedaan Budaya dan Tradisi Dalam Pernikahan Antar Etnis Terhadap Stabilitas Rumah Tangga Di Kota Padangsidimpuan.

Haryati, T., & Hidayat, A. G. (2019). Makna Sumbang (Mbolo Weki) pada Acara Pernikahan Masa Kini (Studi Kasus) di Desa Monggo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima. In Seminar Nasional Taman Siswa Bima Tahun. http://semnas.tsb.ac.id/index.php/semnastsb2019/index

Hasanah, E. Z. (2022). Komunikasi Etnografi Pada Serah-Terima Manten Pernikahan Adat Jawa Di Kecamatan Mappedeceng, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Jurnal Tradisi Lisan Nusantara, 2(2), 123–140.

Hasrat, Y. (2023). SKRIPSI TRANSFORMASI NILAI BUDAYA MALAQBIQ DALAM MEMBANGUN AKUNTABILITAS ORGANISASI SEKTOR PUBLIK (Studi Pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Kabupaten Majene) YENNI HASRAT C02 18 337 PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SULAWESI BARAT MAJENE 2023.

Hotimah, H., Baihaki, A., & Zakhra, A. (2023). Study Etnografi Pembayaran Ompangan Hajatan Pernikahan Di Desa Batukerbuy Pamekasan. 4(1).

Hudayati, A. (2002). Perkembangan Penelitian Akuntansi Keperilakuan: Berbagai teori dan pendekatan yang melandasi. Jurnal Akuntansi Dan Auditing Indonesia, 6(2).

Ismail, N., Marselina, A., & Nai, N. N. (2024). SEIKO : Journal of Management & Business Akuntansi Belis Dalam Perkawinan Adat Kampung Wolotopo. SEIKO : Journal of Management & Business, 7(1), 779–792.

Kaka, M. S. D., Faga, R., Tanenofunan, T., Luma, M. A. M., & Lian, Y. P. (2024). Akuntansi Belis Dalam Adat Perkawinan Etnis Masyarakat Ngada. http://jurnal.jomparnd.com/index.php/jk

Maisyah, S. N., Rohmah, S., Firdausi, N. A., Taufany, I. M., & Amira, A. (2023). Akuntansi Seni Jajaran Pada Masyarakat Kalibaru Dengan Pendekatan Etnografi.

Marhandra, R. (2020). Lawas Pamuji Sebagai Media Dakwah Masyarakat Sumbawa Nusa Tenggara Barat.

Martadinata, S., & Faturrahman, F. (2021). EDITOR (Vol. 2, Issue 2).

Miranda, J., & Sokarina, A. (2024). Ethnographic Study on the Meaning of Cost in the Sasak ’ s Tradition Wedding. 3(1), 151–170.

Mudrika, A. D., Astari, N., & Siregar, Y. D. (2023). Pernikahan dalam Adat Gayo: Tradisi dan Kebudayaan. https://doi.org/10.57251/hij.v3i2.1465

Nur, A. J., & Syahril. (2020a). Akuntansi budaya kokocoran di kepulauan Kangean Kab. Sumenap Madura. Journal of Accounting And Financial Issue, 5(1), 25–36.

Nurhalimah, S., Amaliah, T. H., & Wuryandini, A. R. (2023). Praktik Akuntansi Tradisi Nggowo Masyarakat Jawa Wonosari Dalam Perspektif Interaksionisme Simbolik. Jambura Accounting Review, 4(2).

Pona, R. R. D., Mitan, W., & Lamawitak, P. L. (2024). Akuntansi Belis dalam Adat Perkawinan Masyarakat Kabupaten Sikka. Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi, 2(4), 329–351. https://doi.org/10.55606/jumia.v2i4.3350

Priyastiwi. (2016). Pengaruh Budaya Terhadap Akuntansi, Auditing Dan Praktik Akuntansi Internasional. In JURNAL RISET MANAJEMEN (Vol. 3, Issue 1).

Puspita, N., Haslan, M. M., Kurniawansyah, E., Fkip, P., & Mataram, U. (n.d.). Akulturasi Budaya Lokal dan Agama Dalam Tradisi Pengantan Pada Masyarakat Desa Tepas Kecamatan Brang Rea Kabupaten Sumbawa Barat.

Rachmawati, S. A., & Anwar, M. K. (2021). Budaya dan Tradisi Buwuh sebagai Hutang Piutang dalam Adat Pernikahan di Kota Surabaya. In Jurnal Ekonomika dan Bisnis Islam (Vol. 4, Issue 3). https://journal.unesa.ac.id/index.php/jei

Rafsanjani, R. (2019). TRADISI NYORONG DALAM PERKAWINAN ADAT SAMAWA. Duke Law Journal, 1(1).

Rahman, Y., Noholo, S., & Santoso, I. R. (2019). Konsep Akuntansi Syariah Pada Budaya Mahar. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 10(1). https://doi.org/10.18202/jamal.2019.04.10005

Ratiwi, Anggraini, R. A., Umida, N., & Yuliana. (2023). Manajemen Keuangan Keluarga Dalam Islam Menurut Pandangan Fiqh Muamalah. https://doi.org/https://doi.org/10.572349/kultura.v1i1.129

Rizki, T. H. (2021a). Perilaku Akuntansi Dalam Budaya Ngantat Betolong (Sumbangan) Sebagai Konsep Ta’awun Pada Masyarakat Desa Lubuk Tanjung Kabupaten Empat Lawang. In Unsri Repost.

Saputra, R. S. (2024). Field Research “ Tradisi Nyorong ” Dalam Adat Istiadat Pernikahan Masyarakat Suku Samawa. 1, 59–62.

Saputri, E. D., & Ashari, M. H. (2019). Tradisi Buwuh Dalam Perspektif Akuntansi Piutang dan Hibah di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.

Sari, D. A. (2020). Tradisi Tompangan Dalam Perspektif Akuntansi. Ristansi: Riset Akuntansi, 1(1), 54–64.

Suaib M.M, H. H. (2017). Suku Moi: nilai-nilai kearifan lokal dan modal sosial dalam pemberdayaan masyarakat. An1mage.

Sudrajat, B. (2023). HAJATAN PERNIKAHAN: DARI NILAI-NILAI TRADISI DAN DAMPAK EKONOMINYA. Jurnal Studi Islam Dan Budaya, 03(02). https://ejournal.stais.ac.id/index.php/trq

Sudut, D., Magfira Rahmatia Lahay, S., Handayani Amaliah, T., & Ayu Rakhma Wuryandini, dan. (2024). Makna Biaya Dalam Tradisi Antar Harta (Dutu) Dilihat Makna Biaya Dalam Tradisi Antar Harta (Dutu) Dilihat Dari Sudut Pandang Akuntansi.

Sukirman, A. S. (2021). UPACARA ADAT RAMBU SOLO SUKU TANA TORAJA: PERSPEKTI AKUNTANSI SYARIAH (KAJIAN AL-QUR’AN SURAT AL-BAQARAH 282).

Sukirno. (2019). REKONSTRUKSI PENCATATAN PERKAWINAN BAGI PENGHAYAT KEPERCAYAAN KOMUNITAS ADAT.

Sundari, A., & Harahap, S. (2024). Tradisi Makan Bersama Berhadap-Hadapan pada Masyarakat Melayu Batubara (Analisis Kearifan Lokal dalam Kehidupan Sosial Etnik Melayu). JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA, 10(2), 298–309. https://doi.org/10.29303/jseh.v10i2.554

Susanti, S., & Sokarina, A. (2024). AN EXAMINATION OF ACCOUNTING PRACTICES IN THE PISUKE TRADITION OF THE SASAK TRIBE.

Syakhrani, A. W., & Kamil, M. L. (2022). Budaya Dan Kebudayaan: Tinjauan Dari Berbagai Pakar, Wujud-Wujud Kebudayaan, 7 Unsur Kebudayaan Yang Bersifat Universal. Journal Form of Culture, 5(1), 1–10.

Tahir, A., Kurnia Sf, A., & Ashari, M. K. (2022). Tradisi Bakatoan Sebagai Komunikasi Kelompok dalam Budaya Pernikahan Sumbawa. Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(2), 47–57.

Tenrigau, A. M., Amri, N. F., Anwar, A. F., & Pebriani, A. (2024). The Significance of Costs, Debts, and Social Stratification in the Rambu Solo’ Tradition of Tana Toraja. https://andipandangaijournal.com/index.php/JoESS

Thalib, M. A. (2021). O Nga:Laa sebagai Wujud Akuntabilitas Biaya Pernikahan Gorontalo. Jurnal Riset Dan Aplikasi: Akuntansi Dan Manajemen, 5(1). https://doi.org/10.33795/jraam.v5i1.011

Tombalissa, S. (2021). Prosesi Pelepasan Anak Perempuan Dalam Pernikahan Menuru Perspektif Adat Buano Utara Kecamatan Waesala Kabupaten Seram Bagian Barat.

Widianti, W., Kharisma, N. A., Fariza, A., Ginting, R., & Yunita, K. (2023). Memaknai Tradisi Belale’ Dalam Perspektif Akuntansi Hutang Piutang: Sebuah Kajian Etnografi. Keunis, 11(2), 138. https://doi.org/10.32497/keunis.v11i2.4431

Downloads

Published

2025-02-28