Area Conservation as an Effort to Empower Pamsimas in Empowering the Ngrejeng Village Community

Authors

  • Rinwanto Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban
  • Moch. Nurcholis Institut Agam Islam Bani Fattah Jombang

DOI:

https://doi.org/10.55927/ijsd.v4i6.785

Keywords:

Water Conservation, Infiltration Area, Bukit Rengit, Environmental Sustainability, HIPAM

Abstract

Water is a vital element for the sustainability of all living things. Plants need water to support the growth process, animals need it to survive, and humans make it a basic necessity in various activities. This dependence shows that the availability of water is a determining factor for the quality and sustainability of life. Ngrejeng Village, located in a hilly area, is one of the areas that faces serious problems related to access to water sources, especially during the long dry season. Before the presence of HIPAM's clean water service, people had to travel long distances to other villages to meet their daily water needs, thus causing social and economic burdens

References

Prosiding, temu, ilmiah, IPLBI 2016.

Kustamar, Yulianti, E. Model Hidrologi DAS ITN1, J u r n al P u s air, PULITBANG PU Bandung. Vol.5 No.9, pp. 1-15. November 2009.

Kustamar, Bambang Parianom, Gaguk Sukowiyono, dan Tutik Armiati. (2010).

Konservasi Sumber Daya Air Berbasis Partisipasi Masyarakat Di Kota Batu Jawa Timur. Jurnal Dinamika Teknik Sipil. ISSN: 1411-8904; Vol. 10, No.2.

Menteri Keu RI (2016). Permen No, 49/PMK.07/2016 Tentang Tatacara Pengelolaan, Penyaluran, Penggunaan, Pemantauan dan Evaluasi Dana Desa.

Bear, J. (1979). Hydraulics of Groundwater. McGraw-Hill.

Fetter, C. W. (2001). Applied Hydrogeology (4th ed.). Prentice Hall.

Kodoatie, R. J., & Sjarief, R. (2010). Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu. Andi Publisher.

Kodoatie, R. J. (2012). Tata Ruang Air Tanah. Andi Publisher.

Kustamar, Yulianti, E. (2009). Model Hidrologi DAS ITN1. Jurnal Pusair, Puslitbang PU Bandung.

Kustamar, Parianom, B., Sukowiyono, G., & Armiati, T. (2010). Konservasi sumber daya air berbasis partisipasi masyarakat di Kota Batu, Jawa Timur. Jurnal Dinamika Teknik Sipil, 10(2).

Menteri Keuangan RI. (2016). Peraturan Menteri Keuangan Nomor 49/PMK.07/2016 tentang Tata Cara Pengelolaan, Penyaluran, Penggunaan, Pemantauan, dan Evaluasi Dana Desa.

Prosiding Temu Ilmiah IPLBI. (2016). Prosiding Temu Ilmiah IPLBI 2016.

Paimin, Sukresno, & Purwanto. (2009). Pedoman Identifikasi dan Penetapan Daerah Resapan Air. Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Pengelolaan DAS.

Suripin. (2004). Konservasi Sumber Daya Tanah dan Air. Andi Publisher.

Asdak, C. (2010). Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Gadjah Mada University Press.

Soedradjad, R. (2005). Pengelolaan Air Berbasis Masyarakat. Puslitbang Sumber Daya Air.

Hardjowigeno, S. (2003). Ilmu Tanah. Akademika Pressindo.

Haryono, E., & Adji, T. N. (2004). Konservasi kawasan karst untuk menjaga keberlanjutan sumber air. Jurnal Geografi.

Nugroho, S. P. (2019). Peran masyarakat dalam konservasi sumber air di daerah kering. Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 6(2).

Sofyan, A., & Rahmawati, S. (2018). Pengaruh tutupan vegetasi terhadap kemampuan resapan air di kawasan perbukitan. Jurnal Agroteknologi.

Wardhana, W. (2001). Dampak Pencemaran Lingkungan. Andi Publisher.

Widiatmaka, H., & Munibah, K. (2018). Penilaian kesesuaian lahan untuk tanaman konservasi di daerah perbukitan. Jurnal Tanah dan Lingkungan.

Wijaya, A. (2017). Pemberdayaan masyarakat dalam konservasi daerah resapan air. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat.

Zulkarnain, I. (2015). Kerusakan daerah hulu dan dampaknya terhadap ketersediaan air tanah. Jurnal Lingkungan Tropis.

Published

2026-01-07